Create your blog and photo album with postbit
Create your blog and photo album

Create new post

Content:

Upload a picture:
Tags (keywords separated by comma)

Save Cancel
mclaughlinsamuelsen4:   Followers: 0 ; Following: 0


Tutorial Melakukan Prediksi di Dalam Pertandingan Sepak Bola


Tatkala menyaksikan festival sepakbola dalam layar kristal kita terkadang disajikan kampanye tebak skor yang dijalani para spesialis. Walau merampok, saya tidak percaya memotong skor merupakan sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau setimbal untuk fun and games bolehlah, akan tetapi tentu gak perlu dianggap serius sebab tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Tidak sama dengan memenggal siapa kru yang mau menang -- atau bahwa pertandingan mau berakhir secara seri. Mereka seperti itu rutin saja dijalani, walau di akhirnya bola itu melingkar sehingga pemimpin pun terkadang kali salah diprediksi. Kenapa? Karena terdapat tata caranya. Ada logikanya. Biang Bola Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini beta akan kirimkan beberapa tips membuat bayangan yang jitu. Bukan berisi saya selamanya benar pada memprediksi 1 buah pertandingan. Tentu saja tidak, walaupun dengan lumayan berbangga (sediiiikit saja) aku memiliki rekor kebenaran prediksi yang pas tinggi: pukul rata 3 daripada 4 antisipasi saya cocok kenyataan.

Dua bulan pra terjadi, hamba memprediksi akan terjadi All German final di Permufakatan Champions. Pada final, tergolong di depan ribuan warga Surabaya yang membanjiri sebuah kegiatan nonton membarengkan, saya menenung Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu penguasaan. Sebelum itu saya pun meyakini bahwa Atletico Madrid akan merajin Copa Del Rey. Final, saya memperkirakan Belanda hendak mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin aku tekankan di sini adalah; prediksi bisa sahih bisa salah, tapi yang penting satu buah prediksi telak harus mempunyai dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu keberuntungan semata.

Dengan analisa yang benar maka faktor keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap aja tidak siap diprediksi dengan 100%, bahkan prediksi hal skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi mumbul tajam.

Abdi ajak Kamu untuk menyelidiki beberapa perkiraan terakhir abdi guna menjabarkan beberapa prinsip penting yang saya serius akan berguna bagi Dikau saat mengira memprediksi festival.

Di antara antisipasi yang hamba sebut dalam atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar tiang Atletico]. Meski pun demikian terselip logika pada belakang dugaan tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh kian berkualitas. Tumpuan masa mewartakan ketidakrukunan pemain Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Mulai media aneh saya mendapat kabar bahwa Ronaldo & Mourinho juga tidak akur (berita menyerempet hal itu baru menongol di Nusantara beberapa zaman lalu). Sebagai pelatih aku paham benar arti kesyahduan tim dalam dan di luar tempat dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini disematkan faktor Falcao yang lumayan on fire, yang membuat saya kekar memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips dugaan 1: Pertimbangkan suasana di tim, terutama saat satu buah turnamen berlanjur di mana pemain kudu terus bersama tanpa mampu menghindari rekan-rekannya.

Tip bayangan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat perbandingan cup, kemonceran striker amat menentukan. Tatkala pertandingan perkongsian kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semua elemen menjimbit lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menjadikan, walau kurnia keseluruhan menyunggi juga pantas dipertimbangkan.

Ketika memprediksi penguasaan Belanda 3-0 atas Indonesia saya menentang hati nurani. Secara subjektif abdi membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat memakai kacamata bernama objektivitas, aku semua pasti setuju kalau Belanda rumpang di kepada Indonesia. Kemudian mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih nyata? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia hendak bermain padat gairah, jadi akan siap mereduksi perlawanan kualitas. Oleh karena itu, skor tipis atau raksasa bisa sekadar diprediksi secara sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips perkiraan 3: Hindari membela satu buah tim saat membuat dugaan. Kita mampu selalu berharap tim kesayangan kita unggul, tapi tatkala membuat prediksi tentu logika harus diutamakan di untuk fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat menafsirkan di 1 buah media sekiranya tentang persamaan-persamaan final Perhubungan Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir kali. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi penguasaan Dortmund bertolak pada fakta-fakta tersebut. Mereka lupa bahwa fakta-fakta tersebut memikat dan benar2 benar memilikinya, namun bukan memiliki kolerasi apapun secara pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah kelurusan hati dengan bukti yang lain ialah salah satu contoh dari sekian banyak ulah fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terperosok para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan gesit menjadi lingkungan membuat satu buah prediksi sayembara.


Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan rumpang Dortmund vs Bayern pula dimunculkan terlintas bertahun-tahun ke belakang. Karena sejarah statistik Dortmund memang semarak saat menentang Bayern, besar yang kemudian menilai BVB akan sanggup mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Sesuatu ini menumpurkan. Mengapa? Sebab statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik asal musim pula biar tidak siap dengan begitu saja menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim semenjak pertemuan terakhir perlu dipertimbangkan.

Tips bayangan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Engkau pada statistik pertandingan sempang kedua menjimbit yang paling dekat dengan saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim secara keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini selalu.

Karena prediksi saya kerap saya tampilkan di twitter (@coachtimo), penuh pihak meminta saya meneroka berbagai sayembara lainnya. Mayoritas saya abaikan atau saya tolak beserta alasan redup paham hal kekuatan kedua tim. Dalil saya berikut senafas beserta tips prediksi berikut.

Tips prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat prediksi tanpa dilatar belakangi data dan pesiaran yang elok mengenai menjimbit atau perkongsian tersebut. Lamun bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari menghasilkan prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kita mustahil menjadi pakar tentang semua liga yang terselip. Akui saja.

Tips bayangan 7: Kalian juga tidak seharusnya menenung setiap sayembara. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Kamu deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjulang menurut Dikau 50-50. Bahwa sudah demikian tahan muncul, hindari mendesak diri memproduksi prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan prediksi anda hendak meningkat.

Masih banyak pertimbangan lainnya yang bisa & patut dikenakan dalam menciptakan sebuah perkiraan yang terhormat. Karena keterbatasan tempat saya berhenti cukup di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi itu. Sebuah antisipasi yang berkualitas, baik benar maupun salah, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada pada belakangnya.

Post by mclaughlinsamuelsen4 (2016-11-30 11:12)

Post your comment:

Name: Email: Site:


| Explore users | New posts | Create your blog | Create your photo album |
| About Postbit | Our blog | Terms of use | Contact Postbit |


Copyright © 2017 - postbit.com